BeritaKota

SIEXPO Dongkrak Ekonomi Pekanbaru, Wali Kota Pekanbaru Berharap Digelar Dua Kali Setahun

0
×

SIEXPO Dongkrak Ekonomi Pekanbaru, Wali Kota Pekanbaru Berharap Digelar Dua Kali Setahun

Sebarkan artikel ini

IONECYBER.COM, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengapresiasi penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) di SKA Co-Ex, Pekanbaru. Ajang pameran industri kelapa sawit terbesar di Indonesia itu tidak hanya menjadi wadah promosi sektor perkebunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho usai mengunjungi pameran SIEXPO di SKA Co-Ex, Jumat (7/8/2026), mengatakan, SIEXPO yang telah memasuki penyelenggaraan tahun keempat berhasil menarik peserta dan pengunjung dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran ribuan peserta tersebut turut meningkatkan tingkat hunian hotel, kunjungan ke pusat perbelanjaan, hingga aktivitas pelaku usaha di Kota Pekanbaru.

“SIEXPO memiliki daya tarik yang sangat besar. Pesertanya datang tidak hanya dari Riau, tetapi juga dari Bangka Belitung, Papua, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Penyelenggaraan SIEXPO selama empat tahun terakhir selalu memberikan manfaat bagi sektor jasa dan perdagangan. Karena itu, Pemko Pekanbaru berharap kegiatan tersebut dapat diselenggarakan lebih sering.

“Kami berharap SIEXPO tidak hanya digelar setahun sekali. Kalau memungkinkan, enam bulan sekali. Karena, manfaat ekonominya sangat besar bagi Pekanbaru,” ucap Agung.

Pameran SIEXPO dinilai mampu memperkenalkan berbagai produk turunan kelapa sawit kepada masyarakat. Selama ini, banyak orang hanya mengenal sawit sebagai penghasil minyak. Padahal, komoditas tersebut juga menjadi bahan baku berbagai produk pangan dan industri lainnya.

Selain itu, ia mengapresiasi panitia yang memberikan fasilitas stan secara gratis kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Upaya ini sangat membantu pelaku UMKM Pekanbaru untuk mempromosikan produk-produk unggulan daerah kepada ribuan pengunjung yang datang.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, SIEXPO merupakan pameran kelapa sawit terbesar di Indonesia yang dipadukan dengan seminar nasional mengenai industri sawit. Penyelenggaraan SIEXPO di Riau bukan tanpa alasan.

Provinsi Riau merupakan sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Luas perkebunan sawit di Riau sekitar 4,1 juta hektare atau hampir 30 persen dari total luas perkebunan sawit nasional yang mencapai sekitar 16 juta hektare.

“Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Pameran SIEXPO bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai industri kelapa sawit, mulai dari proses pembibitan, pengolahan, hingga berbagai produk turunannya. Selain pameran, panitia juga menyediakan seminar, kegiatan edukasi, serta berbagai hadiah bagi pengunjung yang mengikuti rangkaian acara.

“Antusiasme masyarakat terhadap SIEXPO tahun ini jauh melampaui target. Hingga hari ini, jumlah pengunjung telah mencapai sekitar 16 ribu orang,” ujar Gulat.

Padahal, target awal hanya 11 ribu pengunjung. Panitia memperkirakan jumlah pengunjung akan menembus 20 ribu hingga 25 ribu orang pada hari puncak acara pada 8 Agustus. Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya industri kelapa sawit bagi perekonomian Riau serta mendukung pengembangan sawit yang berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat tidak lagi memandang sawit secara negatif. Sawit telah menjadi tulang punggung perekonomian Riau. Ke depan, pengelolaan sawit juga harus mengedepankan prinsip keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” tutupnya.***(ADV)