BeritaDaerahSiak

KITB Harta Karun Tersembunyi di Pesisir Siak

3
×

KITB Harta Karun Tersembunyi di Pesisir Siak

Sebarkan artikel ini

IONECYBER.COM, Siak — Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang terletak di pesisir Kabupaten Siak tepatnya di Kecamatan Sungai Apit merupakan harta karun yang tersembunyi dimiliki Kabupaten Siak. Kawasan ini berpotensi tumbuh dan berkembang serta mudah di akses.

Karena letaknya cukup strategis, dekat dengan Selat Malaka dan berhadapan langsung dengan dua negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura. Kawasan Industri memiliki area yang luas dan Pemerintah Daerah memberikan kemudahan alur perizinan bagi para Investor untuk investasi di Kabupaten Siak.

Selain itu, KITB juga memiliki dermaga yang cukup panjang bertaraf internasional, didukung dengan alur pelayaran perairan Selat Asam dan sebagian berada di Selat Lalang menjadikan kawasan Industri ini, dimungkinkan dilintasi kapal-kapal Tanker berbadan besar.

Salah satu tujuan pembangunan KITB di gagas Pemkab Siak, kedepan diharapkan kawasan ini, menjadi jantung ekonomi sektor maritim serta menjadi pintu gerbang jalur distribusi pasokan komoditi baik ke dalam maupun keluar Provinsi Riau termasuk lintas Negara.

Karena itu, PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) yang bergerak di bidang usaha galangan kapal terpadu, menanamkan investasi di kawasan KITB miliki Pemda senilai Rp300 miliar lebih. Untuk tahap pertamanya direalisasikan sebesar Rp100 miliar lebih.

Pembangunan galangan kapal ini, semuanya berasal dari murni investasi swasta di kawasan industri milik Pemda, PT MNS melakukan investasi. Total investasi senilai Rp300 miliar lebih. Untuk tahap pertamanya direalisasikan sebesar Rp100 miliar lebih.

Tidak hanya itu, PT MNS juga pembukaan akses jalan sepanjang 1,2 Km, di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) untuk mempermudah akses transportasi. Untuk memulai pembangunan galangan kapal tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli di minta untuk meresmikan pembangunan galangan kapal Senin (20/4).

Afni mengatakan, galangan kapal ini diproyeksikan menjadi pusat layanan perbaikan dan pembangunan kapal terbesar se-Sumatra. Ia mengatakan, investasi ini, perdana di masa kepemimpinannya tahun pertama sebagai Bupati.

“Kawasan Industri Tanjung Buton, harta karun tersembunyi yang dimiliki Kabupaten Siak. karena itu, kawasan ini harga mati untuk terus dikembangkan, perlahan-lahan mulai kita benahi,” ujarnya, di Siak, Selasa, (21/4/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah sangat mengharapkan investasi di KITB, dengan Investasi ini, diharapkan akan terbuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Kabupaten Siak, pertumbuhan ekonomi serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita punya mimpi yang besar, KITB ini bisa tumbuh maju. Namun kita tidak bisa jalan sendiri, kita butuh investasi termasuk dukungan pemerintah Pusat baik berupa anggaran dan juga fasilitasi dengan calon investor,” kata Afni.

Sebagai kawasan industri baru, PT KITB sebagai instrumen yang disiapkan Pemkab Siak terus melakukan pembenahan, dan ekspos guna mengundang investor untuk investasi di KITB.

“Saya meminta agar kawasan ini ditata ulang. Investasi dipermudah, proses izin dipercepat, aturan hukumnya diperjelas, agar investor tidak ragu dan memiliki kepastian berinvestasi disini,” tegas Afni.***(Dep/MC Kabupaten Siak)