IONECYBER.COM, PEKANBARU – Sebanyak 55 ketua RT dan 189 ketua RW Kecamatan Kulim dilantik Wali Kota Pekanbaru di Gedung Serbaguna Balai Triwijaya, Sabtu (8/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang sangat dinantikan warga Kulim.
Hal itu disampaikan Camat Kulim Fajri Adha sebelum proses pelantikan dan pengukuhan ketua RT, ketua RW, serta pengurus Dasa Wisma.
“Ini acara yang ditunggu-tunggu seluruh ketua RT dan RW di Kecamatan Kulim. Buktinya, kami mengundang sekitar 1.000 orang, tetapi yang hadir hampir 2.000 orang. Apalagi wali kota hadir, warga tentu sangat antusias,” katanya.
Saat ini, Kecamatan Kulim memiliki 55 RW dan 189 RT. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 Ketua RW dan 66 Ketua RT dilantik dan dikukuhkan. Selain itu, terdapat 244 Dasa Wisma yang turut dikukuhkan.
Fajri mengakui proses pemilihan ketua RT dan RW berlangsung cukup dinamis di Kecamatan Kulim. Namun, dinamika tersebut justru menunjukkan bahwa jabatan ketua RT dan RW semakin diminati warga.
“Kalau tidak ada dinamika, semuanya berjalan santai, berarti ketua RT dan RW tidak diminati. Sekarang, menjadi ketua RT dan RW justru menjadi kebanggaan. Meskipun sebagian besar pekerjaannya bersifat sosial,” ujar Fajri.
Karena itu, ia berpesan kepada seluruh ketua RT dan RW yang telah dilantik agar menjalankan amanah dengan sepenuh hati. Tugas ketua RT dan RW bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk pengabdian kepada warga.
“Layanilah warga dengan sepenuh hati. Kita bekerja bukan karena apa-apa, tetapi hanya mengharapkan rida Allah. Kalau rida Allah sudah kita dapatkan, mudah-mudahan hati pemimpin dan warga juga akan kita dapatkan,” tutur Fajri.
Kekompakan seluruh unsur masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung program Pemko Pekanbaru. Jika seluruh ketia RT, RW, Dasa Wisma, kelurahan, dan kecamatan bergerak bersama, berbagai program pemko akan lebih mudah diwujudkan.
“Kalau kita kompak dan bekerja sama untuk mendorong program Pemko Pekanbaru, Kecamatan Kulim bisa semakin sejahtera. Syaratnya hanya satu, kompak,” tegas Fajri.
Ia menggambarkan besarnya potensi kekuatan masyarakat jika seluruh unsur di tingkat bawah dapat bekerja secara bersama-sama. Dengan ratusan ketia RT, RW, dan kelompok Dasa Wisma yang terlibat, pemko memiliki jaringan yang kuat untuk menjangkau warga hingga tingkat paling bawah.
Pemerintah kecamatan dan kelurahan tidak mungkin bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program. Peran ketua RT, RW, serta kelompok perempuan di tingkat masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan warga.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Camat tidak mungkin bekerja sendiri, lurah juga tidak mungkin. Tanpa bantuan ibu-ibu di tingkat terkecil dan tanpa bantuan bapak-bapak ketua RT dan RW, kami bukan apa-apa,” ungkap Fajri.
Seluruh ketua RT, ketua RW, dan pengurus Dasa Wisma yang telah dikukuhkan dapat menjadi bagian penting dalam satu gerak bersama membangun Kecamatan Kulim. Kecamatan, kelurahan, ketua RT, RW, dan Dasawisma ini ibarat satu perahu besar bersama Pemko Pekanbaru.
“Kita ikut membantu menjalankan program pemerintah di Kecamatan Kulim. Karena itu, mari kita bekerja sama dan saling membantu untuk mewujudkan warga Kulim yang lebih sejahtera,” pungkasnya.***(ADV)












