IONECYBER.COM, Pelalawan – Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. menghadiri silaturahmi sekaligus acara izin pamit Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI di Kabupaten Pelalawan, Senin (21/9/2026), di Kantor Bupati Pelalawan.
Tim yang dipimpin Mayjen TNI Dedi Zulkifli tersebut sebelumnya melaksanakan kegiatan penyuluhan karhutla di Kabupaten Pelalawan selama lebih kurang 24 hari. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H., Asisten I Setda Pelalawan Zulkifli, jajaran Kodim 0313/KPR, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Zukri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mabes TNI yang telah hadir dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan karhutla di Kabupaten Pelalawan.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Mabes TNI yang telah datang dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kami yakin ini akan membantu pemerintah dalam melakukan langkah-langkah preventif terhadap kebakaran hutan dan lahan.” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah memiliki sejumlah program dalam mendukung pencegahan karhutla, salah satunya membantu masyarakat membuka lahan tanpa bakar dengan menyediakan lima unit alat berat secara gratis. Program tersebut sempat dihentikan karena keterbatasan kondisi keuangan daerah, namun kini kembali dijalankan.
Menurut Bupati, program tersebut tidak hanya untuk membuka lahan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam aktivitas pertanian dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kelembapan dan tata kelola air di kawasan gambut, terutama dalam menghadapi kemarau panjang. Kondisi gambut yang kering sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.
“Gambut harus dijaga kelembapannya. Tata kelola air sangat penting, karena kalau gambut kering, dipantik sedikit saja bisa menimbulkan kebakaran yang besar.” jelasnya.
Di sisi lain, Bupati menyebut pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membuka lahan di kawasan dengan status tertentu. Sebab, sebagian lahan berada di kawasan hutan produksi, hutan tanaman industri maupun kawasan lainnya yang memiliki ketentuan dan regulasi berbeda.
“Pemda tentu tidak berani memberikan bantuan jika tidak sesuai regulasi, karena ini juga berisiko bagi pemerintah daerah. Karena itu, pertemuan ini penting untuk membangun sinergi dan mendengarkan aspirasi masyarakat.” katanya.
Bupati berharap kunjungan dan penyuluhan yang dilakukan Mabes TNI dapat menjadi momentum memperkuat sinergi yang lebih konkret antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Pelalawan.
“Kami berharap setelah ini sinergitas semakin konkret. Kami juga berharap dukungan Mabes TNI di Pelalawan dapat membantu percepatan upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Pelalawan.” harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI Mayjen TNI Dedi Zulkifli menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan selama pelaksanaan kegiatan penyuluhan. pAcara tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi dan izin pamit tim setelah melaksanakan rangkaian kegiatan di Kabupaten Pelalawan.***(ADV)












