IONECYBER.COM, Pekanbaru – Sekitar 200 kios Pasar Induk telah selesai dibangun pengelola, PT Agung Rafa Bonai (ARB). Pihak pengelola menargetkan membangun sekitar 400 kios.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Kamis (22/2), mengatakan, progres pembangunan Pasar Induk itu sudah 75 hingga 80 persen. Artinya, operasional Pasar Induk sudah dilakukan usai Lebaran.
“Pasar Induk ini mutlak kami butuhkan. Supaya bahan pokok yang masuk terintegrasi seluruhnya,” ujarnya.
Dengan beroperasi Pasar Induk, Disperindag bisa mendata seluruh bahan pokok yang masuk ke Pekanbaru, sebelum disebar ke pasar tradisional.
Saat ini, para pedagang grosir bahan pokok masih menempati tempat penampungan sementara (TPS) di belakang Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS). Sebagian pedagang lainnya berjualan di Jalan Ahmad Yani, Jalan Tuanku Tambusai, Simpang Tangor.
Bongkar muat barang sudah bisa di Pasar Induk. Sekitar 200 kios juga telah selesai dibangun. Akses jalan sudah disemenisasi. Toilet juga sudah selesai.
“Yang lainnya seperti kafe, tempat makan, area ATM, dan pasar basah sedang dikerjakan. Kantor pengelola juga ada,” ungkap Ami, sapaan akrabnya.
Gudang sementara juga disiapkan. Para pedagang bisa menyimpan dagangannya maksimal 3 jam. Pengelolaan akan membangun sekitar 400 kios. (red)













Thank you for this post! I really liked the way you covered “200 Kios Pasar Induk Sudah Ditempati, Kadisperindag berharap usai
Lebaran Operasional Pasar Induk sudah Dilakukan – iOnecyber.com” — it’s not every day you read such a well-structured explanation. These days I’m reading up
on similar subjects myself, and I put together some notes here:
Melbet O’zbekiston bo’yicha qo’llanma Keep it up!